RS Ortopedi Prof.DR.R. Soeharso Surakarta

DBC

DBC (Documentation Based Care) adalah suatu konsep rehabilitasi aktif (otot pasien dituntun bergerak secara aktif) yang komprehensif dengan pendekatan perilaku kognitif menggunakan alat yang dirancang berdasarkan penelitian dan telah digunakan di klinik dan rumah sakit di berbagai negara.

Program Latihan DBC

Program latihan DBC berada di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dan Fisioterapis yang telah mendapat sertifikasi pelatihan sistem DBC.

Mutu klinik DBC berada di bawah pengawasan DBC Internasional dan selalu update dengan modul-modul dari DBC Internasional.

Bagaimana Terapi DBC Dilakukan ?

Umumnya terapi DBC berlangsung selama 6 minggu yang terdiri dari :

  1. Pemeriksaan dan Evaluasi oleh Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.
  2. Penilaian / pemeriksaan awal yang terdiri dari pengisian kuesioner, pemeriksaan klinis, test mobilitas dan test EMG.
  3. Program terapi diberikan berdasarkan hasil evaluasi awal (dilakukan 2 kali seminggu berlangsung sebanyak 12 kali).
  4. Tiap sesi berlangsung 60-90 menit di bawah pengawasan pengawasan fisioterapis yang mendapat serifikasi DBC.
  5. Penilaian secara berkala dilakukan selama program terapi untuk melihat kemajuan dan keberhasilan latihan.
  6. Selain di klinik DBC, diberikan juga home program exercises (program latihan di rumah) yang harus dilaksanakan di rumah.
  7. Pada akhir terapi, dilakukan evaluasi oleh Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi untuk menilai hasil program terapi DBC.

Lama terapi DBC tergantung pada berat dan kondisi penyakit yang mendasari. Untuk memperoleh hasil yang optimal diperlukan disiplin dalam menjalankan kesluruhan program DBC.

Siapa yang membutuhkan Terapi DBC ?

80% penderita nyeri menahun dan berulang pada tulang belakang dan leher, memperoleh manfaat dari DBC Active Rehabilitation. Pada pasien pasca operasi tulang belakang, latihan dengan menggunakan konsep DBC akan mempercepat pasien untuk kembali beraktivitas normal.

Keberhasilan Program Terapi DBC

Dari rata-rata penelitian klinis 70.000 pasien DBC di mancanegara, diketahui 80% pasien dapat terbebas dari nyeri tulang belakang serta adanya perbaikan fungsi yang bermakna. Sehingga pasien dapat tetap aktif menjalankan kegiatan sehari-hari.