Home Beranda
PIR PERDOSRI
Monday, 28 January 2013 14:10
PDF Print E-mail

 

PERTEMUAN ILMIAH REGIONAL PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI INDONESIA (PERDOSRI) CABANG JATENG & DIY

19-20 JANUARI 2013

RS. Ortopedi Solo,

Pertemuan Ilmiah Regional PERDOSRIPertemuan Ilmiah Regional (PIR) PERDOSRI Jawa Tengah & DIY tahun 2013 dilaksanakan pada tanggal 19-20 Januari 2013 dengan mengambil tempat di Auditorium lantai 3 RS.Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan Ilmiah akhbar bagi Dokter-Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi (Sp.KFR) adalah diagendakan rutine setiap tahun. Untuk tahun 2013 ini diselenggarakan di Solo berupa seminar Hands on Workshop dengan topic “Comprehensive Management of Pediatric Problems

Ketua Panitia PIR PERDOSRI tahun 2013 Dr. Komang Kusumawati, Sp. KFR MPd mengatakan : ” Pertemuan ini juga Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan kompetensi diperlukan usaha yang tanpa henti dari kalangan medis untuk terus berpacu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam melayani masyarakat. Dengan makin tingginya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan, maka kelainan yang terjadi pada anak mendapat perhatian yang tinggi dari orangtuanya”.

 

 

Dr. Komang juga menjelaskan: “Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi atau dulu dikenal sebagai Rehabilitasi Medik menaruh perhatian yang sangat besar pada kelainan yang terjadi pada anak dan tumbuh kembangnya. Kelainan yang terjadi sangat beragam, mulai dari kelainan bawaan dan didapat muskuloskeletal seperti kaki pengkor (CTEV-Congenital Talipes Equino Varus) atau tulang belakang yang bengkok atau Scoliosis, sampai dengan kelumpuhan otak atau Cerebral Palsy dengan segala akibatnya. Penanganannya dimulai dengan penemuan dini kasusnya sehingga dapat ditangani lebih awal dengan hasil yang lebih memuaskan.

Beliau juga menjelaskan lebih lanjut bahwa Pada pertemuan ilmiah regional PERDOSRI Jawa Tengah dan DIY tahun 2013 ini, di simposium dibicarakan mengenai berbagai kelainan anggota gerak pada anak serta penanganannya, dibahas pula mengenai masalah makan pada anak cerebral palsy. Sehingga akan sangat menarik untuk disimak dan diaplikasikan dalam praktek sehari-hari.

Simposium dapat diikuti oleh dokter umum, residen (calon dokter spesialis) maupun para dokter spesialis. Sedangkan pada workshop dibahas tuntas oleh pakarnya mengenai masalah makan (feeding) pada anak. Sebagai pembicara adalah Dr Luh Karunia Wahyuni, SpKFR-K, yang juga adalah Ketua Pengurus Besar PERDOSRI. Beliau juga konsultan di Klinik Dysphagia (Gangguan Makan/Menelan) RSCM Jakarta.

Workshop PIR PERDOSRISelain itu juga diselenggarakan workshop mengenai scoliosis oleh tim spine (tulang belakang) RS Ortopedi Prof Dr Soeharso Surakarta yaitu Prof Dr Respati S Dradjat, SpOT(K) dan Dr Retno Setianing, SpKFR. Scoliosis perlu ditemukan sejak dini dan dilakukan penatalaksanaan yang tepat sehingga hasilnya memuaskan.

Untuk workshop yang terakhir, akan dibahas mengenai kelainan tungkai pada anak dan penatalaksanaannya. Narasumber workshop adalah Dr Luh Karunia Wahyuni,SpKFR(K) dan Dr Anung Budi Satriadi, SpOT(K). Dr Anung adalah satu-satunya dokter di Indonesia yang mengembangkan metode Ponsetti untuk penanganan kaki pengkor dan telah menerjemahkan buku Penanganan Kaki Pengkor dengan Metode Ponsetti ke dalam bahasa Indonesia yang dapat diunduh secara gratis di internet. Semua narasumber akan membagikan ilmu dan pengalamannya sehingga para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati pelayanan kesehatan yang tepat dan berkualitas.

Menurut data di pendaftaran ternyata PIR PERDOSRI Jawa Tengah dan DIY ini diikuti Dokter-Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi serta spesialis yang lain merata se-indonesia sejumlah 150 peserta.

Peserta PIR PERDOSRI

 

Video Terbaru

Berita Terbaru

Visitors Counter

369804
TodayToday227
YeserdayYeserday286
This WeekThis Week796
This MonthThis Month7353
All DaysAll Days369804
184Dot73Dot85Dot45