Home
Club Senam Sendi dan Tulang (Sentul) ; Kampanye Kesehatan Lewat CFD
Thursday, 09 July 2015 08:54
PDF Print E-mail

Club Senam Sendi dan Tulang (Sentul)

Kampanye Kesehatan Lewat CFD

 

 

RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,

 

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Itulah yang harusnya dilakukan oleh semua orang untuk tetap sehat. Oleh karena itu, selain manjaga pola makan, olahraga juga sangat penting. Inilah yang coba dikampanyekan oleh RS Ortopedi Prof Dr R Soeharso Surakarta melalui Club Senam Sendi dan Tulang (Sentul). Mereka rutin melakukan kampanye melalui Senam Sentul di Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Bank Mandiri Sriwedari.

 

 

Direktur Keuangan RS Ortopedi Prof Dr R Soeharso Surakarta, Dr Sri Catur Murtiningsih mengungkapkan club tersebut sudah setahun melaksanakan senam. Hasilnyapun cukup menggembirakan karena sejak berdiri hingga saat ini, ada ratusan peserta yang bergabung dengan clubnya untuk senam.

 

 

 
Tujuan Tes IQ Telah Bergeser
Wednesday, 27 May 2015 15:22
PDF Print E-mail

TUJUAN TES IQ TELAH BERGESER

 

 

RS ORTOPEDI SOEHARSO SURAKARTA,


Tes intelegensia atau lebih dikenal dengan Intelegent Quotient (IQ), kini begitu populer. Tes tersebut semula bertujuan untuk mengetahui kecerdasan dan kematangan otak masing-masing anak. Namun dalam perkembangannya, telah terjadi pergeseran tujuan tes IQ. Salah satu contohnya, ada sekolah favorit yang mensyaratkan hasil IQ dalam penerimaan siswa baru.

Psikolog RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, Dra. Dian Kristyawati, M.Si, Psi melihat, memang telah terjadi pergeseran tujuan tes IQ. Di sekolah, tes tersebut lebih cenderung menyingkirkan anak yang nilai tes intelegensinya di bawah standar. Yang menyedihkan lagi, ada sebagian orang tua yang memaksakan anaknya untuk sekolah. Padahal menurut dia, belajar anak itu memiliki waktu tersendiri.

 

 
Tak Perlu Buru-buru Operasi; Endoscopyc Spine Jadi Alternatif
Tuesday, 07 July 2015 14:40
PDF Print E-mail

Tak Perlu Buru-buru Operasi; Endoscopyc Spine Jadi Alternatif

 

 

RS.Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,

 

 

D

unia kedokteran di dunia, termasuk Indonesia swmakin lama semakin maju. Sejumlah inovasi lahir guna mempermudah melakukan tindakan terhadap pasien. Salah satunya metode endoskopi. Yakni pemeriksaan rongga tubuh mengguanakan Endoskop untuk mendiaknosis atau menyembuhkan penyakit tertentu.

Teknik ini menggunakan serat optik dan teknologi video, sehingga seluruh bagian tubuh bisa dilihat dari segi struktur. Dulunya, dokter melakukan penyembuhan langsung lewat operasi. Namun, saat ini diagnosis lebih memilih menggunakan endoskopi karena dirasa lebih cepat dan aman.

 

 
RS Ortopedi Gelar Bazar Ramadhan
Tuesday, 07 July 2015 14:35
PDF Print E-mail

RS Ortopedi Gelar Bazar Ramadhan

 

RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,

 

 

KARTASURA-Dharma Wanita Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Prof Dr R Soeharso menyelenggarakan Bazar Ramadhan, Kamis (2/7). Bertempat di Joglo RSO, panitia menyediakan stan yang terdiri dari makanan, nonmakanan, baju, akik, dan otomotif. Ketua Panitia Bazar Ramadan, Dewi Iwan Budiwan mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menyambut Idul Fitri 2015. Panitia bekerja sama dengan Perum Bulog, Dinas Koperasi UMKM Surakarta, sejumlah showroom mobil, dan juga UMKM di Kota Bengawan.

 

 

 

“Melalui Bazar Ramadan ini kami ingin karyawan untuk terus mengembangkan kemampuan dalam bidang UMKM baik di internal RS maupun luar,” katanya kepada Joglosemar sela-sela acara, kemarin. Selain Bazar berupa pasar murah, panitia juga memberikan paket gratis kepada karyawan yang dinilai kurang mampu. Diantaranya Tenaga Harian Lepas (THL), outsourcing, dan juga lainnya. “Kami memberikan paket gratis sebanyak 165 buah kepada para THL dan outsourcing,” tegasnya. Bagi masyarakat,panitia juga menyediakan 200 kupon. Dimana, warga dan karyawan yang mendapatkan kupon bisa membeli sembako dengan harga di bawah pasaran. Pembina Dharma Wanita RSO Prof Dr R Soeharso, Dewi Agus Hadian Rahim menambahkan kegiatan itu menjadi salah satu program dari organisasinya. Dirinya memaparkan, Dharma Wanita ingin memberikan bantuan kepada karyawan yang dinilai kurang mampu dan masyarakat luas. (Hukormas)

 

 
High Heels : Penampilan VS Kesehatan
Thursday, 09 July 2015 08:27
PDF Print E-mail

High Heels : Penampilan VS Kesehatan

 

RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, 

 

Bagi kaum hawa, penampilan fisik adalah keharusan saat keluar rumah, terutama saat berkumpul dengan teman baik di acara formal maupun santai. Berawal dari persepsi itulah, perempuan berusaha untuk menutupi kekurangan fisiknya. Mereka selalu menggunakan make up untuk menjadikan wajahnya rupawan, baju agar terlihat glamor dan elegan, serta perlengkapan penunjang, yakni sandal maupun sepatu.

 

 

Khusus alas kaki, para wanita menggunakan sepatu/sandal hak tinggi untuk mempertegas tinggi badan. Ini dipertegas dengan hasil penelitian yang mengungkapkan tiga per empat perempuan di Indonesia pernah atas suka memakai sepatu/sandal hak tinggi. Dari jumlah itu, 30 persen penggunaannya untuk urusan kantor. Sementara sisanya yang sepertiga tidak pernah dan tidak mau menggunakan alas kaki yang berhak tinggi itu.

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 31

Video Terbaru

Berita Terbaru

Visitors Counter

582733
TodayToday392
YeserdayYeserday460
This WeekThis Week1602
This MonthThis Month4773
All DaysAll Days582733
54Dot83Dot73Dot200

Advertisement